Showing posts with label Ligina. Show all posts
Showing posts with label Ligina. Show all posts

Divisi Utama libur selama ramadlan

Sumber Kompas Kompetisi Divisi Utama direncanakan akan dihentikan secara total untuk liburan sepanjang bulan Ramadhan. Adapun jadwal laga setiap pekannya, kompetisi Divisi Utama dimulai sejak Senin hingga Kamis. "Bulan puasa libur karena persibo Bojonegoro tidak punya lampu di stadionnya," ujar Manajer Kompetisi BLI, Joko Driyono, Senin (14/7). Adapun format yang dipergunakan adalah dua wilayah kompetisi. Klub-klub peserta kompetisi wilayah I adalah PSDS Deli Serdang, Persiraja Banda Aceh, PSSB Bireuen, PSAP Sigli, Persih Tembilahan, PSPS Pekanbaru, PSP Padang, Semen Padang, Persikota Tangerang, Persikad Depok, Persikabo Bogor, Persekab Bandung, Persisam Samarinda, Mitra Kukar, dan Persibat Batang. Sementara penghuni wilayah II adalah Persiku Kudus, PSIR Rembang, Persis Solo, PSS Sleman, PSIM Yogyakarta, Persiba Bantul, Gresik United, Persebaya Surabaya, Persibo Bojonegoro, Persigo Gorontalo, Persibom Bolaang Mongondow, Perseman Manokwari, Persema Malang, Persegi Gianyar, dan Persekabpas Pasuruan. Mekanisme degradasi akan dilakukan terhadap satu posisi juru kunci dari masing-masing wilayah. Adapun tiga tim teratas akan langsung promosi ke Liga Super, dan satu tempat lagi diperebutkan antara peringkat empat Divisi Utama dan peringkat ke-15 Liga Super 2008. "Namun, promosi ke Liga Super ini tidak serta merta. Tim-tim itu masih diharuskan lolos verifikasi lisensi (klub) profesional," ujar Joko. Joko menambahkan, dari total jumlah pertandingan yang mencapai 100 partai, 75 diantaranya akan disiarkan langsung. TV ONE, Trans7, dan Global TV adalah tiga stasiun televisi swasta yang masih mengikuti tender dan belum diputuskan stasiun mana yang akan menyiarkan. "Minggu ini kita harapkan sudah tutup. Termasuk untuk sponsor yang berasal dari perusahaan telekomunikasi dan consumer goods," ujar Joko. Asisten Manajer Persebaya, Saleh Hanifah, usai pertemuan itu mengaku belum bisa memprediksi kekuatan lawan. "Saya pikir akan sama saja kekuatan di setiap wilayah," kata Saleh.

[+/-] Readmore...

Deltras Rekrut Roberto

Sumber Kompas Pelatih Deltras Sidoarjo asal Malaysia, Abdul Rahman Ibrahim, Selasa (15/7) memutuskan untuk merekrut striker asal Paraguay, Ireneo Roberto Acosta Collante yang mengikuti seleksi sejak Rabu (9/7) lalu. Roberto dipilih ketimbang striker asal Kamerun Nnengue Bienveno yang juga mengikuti seleksi selama beberapa pekan terakhir. "Sebenarnya kita sudah ambil keputusan untuk merekrut Nnengue, namun ia tidak lulus medical check up. Kondisi kesehatannya secara umum bermasalah. Karena itulah kita putuskan untuk merekrut Roberto," ujar Ibrahim di sela-sela latihan Deltras Sidoarjo di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo. Roberto yang mantan pemain PSSB Bireun sebelum sesi latihan dimulai menyebutkan belum ada pembicaraan lanjutan soal kontraknya di Deltras.

[+/-] Readmore...

PSS Sleman Butuh Penyerang Murni

Setelah tiga kali melakukan pertandingan uji coba, PSS Sleman dinilai sangat membutuhkan kehadiran seorang penyerang murni untuk melengkapi skuad tim sebelum divisi utama dimulai pada akhir Juli nanti.

Hal itu diakui Pelatih Yudi Suryata usai pertandingan uji coba PSS melawan Persiku Kudus di Stadion Tridadi, Sleman, Rabu (9/7). Pertandingan tersebut berakhir dengan skor imbang 2-2.

"Melihat pertandingan ini, tim ini memang sangat membutuhkan striker murni yang bisa menjadi tumpuan dalam mencetak gol," ujarnya.

Terbukti, dalam pertandingan itu dua gol tim berjuluk "Elang Jawa" ini dicetak oleh pemain belakang Peter Lipede dan pemain tengah Angel Alfredo Vera. Keduanya adalah pemain asing yang baru saja direkrut oleh PSS.

Menurut Yudi, PSS membutuhkan tipe penyerang murni yang unggul dalam bola atas dan bisa bermain di bawah tekanan lawan.

Selain menurunkan para pemain yang baru direkrut, Yudi juga memainkan tiga penyerang asing yang masih mengikuti seleksi yaitu mantan pemain Persiba Balikpapan Ricardo Diaz, Samdee Garmojay, dan Alfred Joma Balla dalam pertandingan uji coba ini.

Dari tiga pemain itu, menurut pengamatan Yudi, Samdee dinilai memiliki permainan yang paling baik. "Pada babak pertama, permainan kami tidak berkembang. Namun, setelah Samdee masuk pada babak kedua cukup mengubah keadaan," katanya.

Yudi mengatakan, setelah pertandingan ini, ia juga akan mencoret Alfred Joma Balla dari daftar seleksi. "Pemain asal Liberia itu baru datang hari ini untuk mengikuti seleksi dan ikut dimainkan selama 16 menit dalam pertandingan ini. Selama pertandingan berlangsung, dia tidak gigih untuk mendapat bola. Bagaimana mau mengancam gawang musuh?" katanya.

Penalti

Dalam pertandingan yang berlangsung cukup tegang ini, PSS sempat ketinggalan dua gol terlebih dahulu dari tim tamu melalui Peri Sahkoli, dengan sontekan pelan di menit ke-24 dan penalti di menit ke-41. Wasit memberikan hadiah penalti setelah pemain belakang PSS, Bambang, menyentuh bola di dalam kotak terlarang.

Namun, PSS berhasil menyamai kedudukan melalui tendagan voli Peter Lipede di menit ke-44 dan tendangan bebas Angel Alfredo Vera di menit ke-52. Dalam pertandingan ini, Alfredo bermain cukup gemilang.

Pelatih Persiku, Lukas Tumbuan, mengaku cukup senang dengan permainan timnya walau pertandingan berakhir seri. "Yang saya targetkan dalam uji coba ini bukan soal skor, namun kerja sama dan m otivasi tim yang hari ini telah dipertunjukkan para pemain," ungkapnya. (ILO)
Sumber Kompas

[+/-] Readmore...

Persija Terancam Batal Ikut Super Liga

Persija Jakarta, satu dari dua tim Ibu Kota, terancam batal mengikuti kompetisi sepak bola Super Liga Djarum periode 2008-2009. Menurut sebuah sumber kepada Kompas, Selasa (1/7), saat ini dana APBD dari Pemprov DKI Jakarta belum juga turun. Padahal dana itu sangat dibutuhkan, terutama untuk membayar gaji pemain. "Sejumlah pemain telah mengancam segera mengundurkan diri apabila gaji mereka untuk bulan Juni tidak segera dibayarkan," kata sumber tersebut. Berapa tepatnya jumlah pemain yang mengancam mundur? "Ada sembilan orang dan mereka semua merupakan pilar di tim Persija," katanya. Dari daftar pemain Persija yang disampaikan ke Badan Liga Sepak Bola Indonesia (BLI), Persija baru mendaftarkan sekitar 20 pemain. Itu berarti kalau benar-benar ancaman sembilan pemain itu jadi dilaksanakan, Persija otomatis kekurangan pemain untuk memulai pertandingan awal melawan Persitara di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, 14 Juli. ”Sebetulnya deadline pendaftaran pemain untuk putaran pertama 29 Juli. Jadi tidak ada masalah. Persija bisa menyusulkan nama-nama baru sebelum tanggal tersebut,” kata Direktur BLI Joko Driyono. Musim lalu Pemprov DKI mengucurkan dana sekitar Rp 20 miliar untuk mendukung Persija. Namun, musim ini tampaknya Pemprov DKI sangat berhati-hati dalam penggunaan dana APBD untuk kepentingan olahraga karena adanya SK Mendagri. "Kami kira Gubernur mungkin masih belum mau menandatangani dana APBD karena khawatir dengan SK Mendagri tersebut," ujarnya. ”Dana APBD itu, sebetulnya, bukan saja untuk sepak bola, tetapi juga cabang olahraga lain. Sampai saat ini belum ada satu pun kucuran dana dari pemprov untuk olahraga di DKI. Jadi, kami tunggu saja,” lanjut Asisten Manajer Persija Fery Indrasyarif. Siap ambil alih Menurut Fery, kalaupun dana dari APBD tidak juga turun, pihaknya masih bisa mengandalkan pencarian dana dari PT Persija Jaya. "Ya, kami masih bisa mengandalkan PT Persija Jaya untuk mencari dana," katanya. Akan tetapi, ketika dikonfirmasikan ke PT Persija Jaya, ternyata sampai saat ini dana di kas PT Persija Jaya masih nol. "Dari mana kami punya duit? Sampai sekarang kami justru masih mencari sponsor. Sebetulnya kami prihatin dengan kondisi Persija saat ini, tetapi mau bagaimana lagi," kata Direktur Umum PT Persija Jaya Bambang Soetjipto. Walau dana APBD belum turun, dan kas PT Persija Jaya kosong, Fery tetap optimistis Persija akan terus maju dan ikut kompetisi. "Saya kira mungkin agak terlambat saja," ujarnya. Tentang gaji pemain yang belum dibayarkan, menurut Fery, sampai dengan Juni 2008 seluruh gaji pemain memang belum dibayarkan. "Kami baru membayar gaji pemain sampai dengan Mei lalu. Adapun uang muka yang 25 persen belum dibayarkan, tetapi masih bisa ditunda," katanya. Sementara itu, sebuah sumber lain mengatakan, pihaknya siap mengambil alih pendanaan Persija di kompetisi musim ini, asal Pemprov DKI dan PT Persija Jaya sudah menyerah. "Kalau mereka benar-benar menyerah, kami siap untuk membantu. Pokoknya, dana dari kami sudah ada untuk mendukung Persija di kompetisi musim ini," ujarnya. (YES) source

[+/-] Readmore...

Markus Blunder, Persik Kalah


Tuan rumah Persik Kediri menyerah 1-2 (0-0) di tangan Perth Glory FC dalam pertandingan persahabatan di Stadion Brawijaya, Kediri, Jatim, Minggu malam.

Perth Glory membuka kemenangan di menit ke-54 melalui tendangan jarak jauh kaki kanan James Robinson yang memanfaatkan kelengahan kiper Persik Markus Horison. Kiper Timnas PSSI yang diboyong Persik dari PSMS Medan itu melakukan kesalahan dalam mengantisipasi bola lambung hasil tendangan penjuru pemain lawan. Bola yang ditepis Markus Horison itu justru jatuh di kaki Robinson dan langsung diarahkannya ke pojok kiri gawang tim tuan rumah yang sedang melompong.

Tertinggal satu gol, Persik mencoba tampil menekan dengan melakukan serangan dari dua sayapnya. Untuk meningkatkan daya dobrak, Pelatih Arcan Iurie memasukkan Saktiawan Sinaga di menit ke-58 untuk menggantikan striker Persik yang baru saja dipinjamkan ke Polis Diraja Malaysia, Budi Sudarsono. Perubahan strategi yang ditempuh Arcan itu tampaknya cukup ampuh. Di menit ke-72 Saktiawan Sinaga berhasil menjebol gawang klub kontestan Liga Australia (A-League) yang dikawal Petkovic Jason.

Pemain Timnas PSSI asal Medan, Sumatera Utara itu berhasil mengubah kedudukan menjadi 1-1 setelah memanfaatkan kemelut yang terjadi di depan gawang Perth Glory. Sayangnya, empat menit kemudian, gawang Persik kembali bobol untuk yang kedua kalinya setelah Markus Horison gagal mengantisipasi tendangan kaki kiri Skorich Anthony.

Gol yang terjadi di menit ke-78 itu sekaligus memupuskan harapan Danilo Fernando dan kawan-kawan yang dalam 45 menit pertama mampu tampil menekan Coyne Jamie dan kawan-kawan. Dalam pertandingan yang disaksikan sekitar 15 ribu Persikmania itu, wasit M Sueb mengeluarkan empat kartu kuning, masing-masing untuk Khusnul Yuli, Saktiawan (Persik), Djulbic Dino, dan Foxe Hayden (Perth Glory).

Meski timnya kalah 1-2, namun Ketua Umum Persik HA Maschut bersedia membagi-bagikan medali kepada para pemain dan ofisial Perth Glory. Hal yang sama juga dilakukan Perwakilan Dagang Australia Barat di Indonesia, Martin Newberry kepada para pemain dan ofisial Persik.(ANT/ROY)
source

[+/-] Readmore...

Divisi Utama Diikuti 28 Klub

Kompetisi sepak bola Divisi Utama pada musim 2008 akan diikuti oleh 28 klub di Indonesia. Jumlah ini mengalami penurunan dibandingkan rencana jumlah kepesertaan sebelumnya yang mencapai 32 klub. Direktur BLI, Andi Darussalam Tabusalla, Kamis (26/6) menyeb utkan bahwa empat tim yang sebelumnya dipastikan berlaga ternyata akan mundur dari pentas Divisi Utama 2008. Saya menerima informasi soal itu (tim-tim yang mundur), ujar Andi seusai menghadiri pelepasan kontingen Jatim pada PON XVII/2008 di Gedung Grahadi, Surabaya. Keempat klub itu adalah Persma Manado, Persidago Gorontalo, Persiter Ternate, dan Persmin Minahasa. Persiter dan Persmin adalah dua klub yang tidak lolos verifikasi untuk berlaga di Liga Super 2008, dan tempatnya digantikan oleh PSIS Semarang serta PKT Bontang. Andi menyebutkan, Persiter Ternate kemungkinan besar mundur karena persoalan keamanan. Adapun Persmin Minahasa, Persma Manado, dan Persidago Gorontalo belum disebutkan alasan mundurnya. Menurut Andi, 28 klub itu akan mulai berkompetisi pada pekan ketiga bulan Juli mendatang. Kita belum tentukan kapan tanggal pasti dimulainya kompetisi divisi utama. Kita akan tentukan setelah launching Liga Super 2008 pada tanggal 6 Juli nanti, sebutnya. Adapun mengenai format kompetisi Divisi Utama, Andi menyebutkan jika sistem pembagian dua wilayah kemungkinan besar akan dipakai, ketimbang format tiga wilayah. Ia juga memastikan, babak delapan besar pada pengh ujung kompetisi divisi utama dengan demikian masih akan tetap diadakan. (INK) source

[+/-] Readmore...

PSMS Incar Pemain Argentina

Manajemen Tim PSMS Medan saat ini tidak hanya menyeleksi dua pemain Brazil, Anderson Ribeiro Pereire dan Rodrigo Felix, melainkan juga sedang mengincar pemain Argentina, Julio Cesar Alcorse. Juru bicara manajemen tim PSMS, Sarluhut Napitupulu ketika dihubungi di Medan, mengatakan pemain Argentina tersebut masih belum bergabung dengan pemain lainnya untuk berlatih di Stadion Kebun Bunga Medan. Menurut dia, Rodrigo adalah striker yang akan diseleksi untuk menjadi pemain PSMS, dia dipersiapkan untuk mempekuat tim tersebut dalam menghadapi Super Liga 2008 yang akan digelar Juli mendatang. "Manajemen PSMS akan melihat kemampuan pemain asing itu, apakah bisa dipakai untuk bergabung dengan klub tersebut," katanya. Ia menjelaskan, mengenai dua pemain Brazil, yakni Anderson Ribeiro Pereire (gelandang) dan Rodrigo Felix (penyerang) sudah mulai berlatih dengan pemain lokal dan pemain asing lainnya. "Kedua pemain Brazil tersebut bergabung dengan PSMS, sejak Minggu,(15/6)," kata Napitupulu. Sementara itu, manajemen PSMS Medan, saat ini juga sedang menyeleksi pemain asing antara lain Sergio Esphandola (Argentina), Aljendro Bertolm (Uruguay) dan Sasa Zetevik (Serbia). Selain pemain asing tersebut, manajemen PSMS juga menyeleksi pemain lokal yang akan dipersiapkan untuk menghadapi Super Liga 2008.(ANT/ROY) sumber: http://bola.kompas.com

[+/-] Readmore...

Sang Fenomenal

FENOMENAL! Demikian kata yang tepat untuk menggambarkan prestasi Rahmad Darmawan. Lima tahun setelah memulai karirnya sebagai pelatih, pada tahun 2005 Rahmad mengantungi gelar juara Liga Indonesia (LI) dan dua tahun setelah gelar pertama itu Rahmad mengantungi sekaligus dua gelar juara, yaitu Copa Indonesia (CI) dan LI 2007.

Rahmad, kelahiran Metro, Lampung, 28 November 1966, memulai karirnya sebagai pesepak bola di Persija "Macan Kemayoran" Jakarta. Pensiun sebagai pemain di klub Ibu Kota itu, Rahmad mencoba peruntungannya sebagai pelatih di Persikota Tangerang. Rahmad melatih klub berjuluk Bayi Ajaib itu selama empat tahun, mulai dari tahun 2000.

Sembari melatih Persikota, Rahmad mengasah keterampilannya sebagai pelatih dengan belajar ke mancanegara. Di penghujung karirnya sebagai Pelatih Persikota, Rahmad mengantungi International Licence di bawah bimbingan Horst Kriete dan Bernd Fisher. Usai mendapatkan lisensi tertinggi itu, Rahmad langsung hijrah ke Persipura Jayapura.

Di bawah tangan dinginnya, Persipura, yang mulai pudar namanya, kembali bangkit dan meraih gelar juara LI 2005. Prestasi ini langsung melambungkan nama Rahmad. Beberapa klub dalam dan luar negeri, seperti Perak FC Malaysia dan Persebaya Surabaya, tertarik untuk menggunakan jasanya. Tetapi, Rahmad melabuhkan hatinya ke Persija.

Pilihannya kembali ke Ibu Kota itu, pada akhirnya disesali Rahmad. Suami dari Eti Yuliawati itu mengakui kesalahannya menerima pinangan Persija. Pasalnya, di Persija dia tidak bisa berbuat banyak. Rahmad tidak bisa memilih pemain- pemain yang akan memperkuat timnya, padahal memilih pemain merupakan tugas dan kewajiban seorang pelatih kepala.

"Saya akui, saya yang salah. Kenapa mau ke Persija. Saat itu saya mau ke Persija karena dijanjikan akan ada Agu Casmir (bek Timnas Singapura), De Porras (mantan striker Persija dan PSIS Semarang), dan Ronald Fagundes (gelandang Persik Kediri). Ternyata semua nama-nama besar itu kabur," kata Rahmad.

Musim kompetisi tahun 2006 itu menjadi masa-masa paling sulit dalam karir Rahmad. Tetapi, dengan materi pemain seadanya dan bukan pilihannya --belum lagi intervensi dari berbagai pihak-- kapten Marinir itu masih bisa membawa Persija ke babak delapan besar LI dan peringkat ketiga CI. Jauh dari target yang ditetapkan, yaitu meraih salah satu gelar juara.

Terperosok di Ibu Kota, Rahmad mengikat kontrak selama dua tahun dengan Sriwijaya FC Palembang (d/h Persijatim Jakarta). Di klub ini, Rahmad dibebaskan mengatur segi teknis tim, tanpa ada intervensi siapa pun. Hasilnya, Rahmad meraih double winner di tahun pertamanya di Palembang. Padahal, dia hanya ditargetkan membawa Sriwijaya FC ke zona Liga Super. (Warta Kota/Merdi Iskandar)

Rahmad Darmawan
Lahir: Metro, Lampung, 26 November 1966
Karir Pelatih:
-Asisten Pelatih Timnas Tiger 2002
-Pelatih Persikota 2003
-Pelatih Persipura 2005
-Pelatih Persija 2006
-Pelatih Sriwijaya FC 2007
Prestasi:
-Juara Liga Indonesia 2005 bersama Persipura
-Juara Copa Indonesia 2007 bersama Sriwijaya FC
-Juara Liga Indonesia 2007 bersama Sriwijaya FC

sumber: http://bola.kompas.com

[+/-] Readmore...

Duel pembuka Sriwijaya-Persipura

Kompetisi sepak bola profesional Liga Super 2008 yang dipastikan dimulai Sabtu (12/7) akan melagakan kesebelasan Sriwijaya FC menghadapi Persipura Jayapura. Direktur BLI, Andi Darussalam Tabusalla, Selasa (17/6) memastikan pembukaan Liga Super 2008 itu akan dilaksakan di Stadion Jakabaring, Palembang.

"Bersamaan dengan digulirkannya kompetisi tersebut, akan pula digelar kompetisi kelompok umur (KU) 21 tahun yang mengikutinya. Format kompetisi Liga Super 2008 menggunakan sistem kompetisi penuh. Tidak ada pembagian wilayah, setiap tim wajib main home dan away," ujar Andi usai pertemuan dengan 18 pengelola klub-klub yang lolos ke pentas Liga Super 2008.

Namun, BLI belum menentukan jadwal laga hingga akhir bagi tiap-tiap klub yang secara keseluruhan terdiri atas 306 pertandingan selama satu musim itu. Persoalannya, di sejumlah daerah seperti di Jateng, Jatim, Makassar, dan Kaltim tengah dihadapkan pada agenda politik lokal berupa pilkada yang pasti akan mempengaruhi jadwal pertandingan.

sumber: http://bola.kompas.com

[+/-] Readmore...

Yayasan Sriwijaya FC Diresmikan 24 Juni

Yayasan Sriwijaya FC akan diresmikan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang pada 24 Juni 2008. Tujuannya supaya Sriwijaya FC siap bertanding pada Liga Super mendatang.

Wakil Sekretaris Yayasan Sriwijaya FC, Faizal Mursyid mengatakan itu di Palembang, Senin (16/6), sehubungan tim dan pengurus Yayasan klub "Laskar Sriwiaya" sudah terbentuk.

Lebih lanjut dia mengatakan, peresmian Sriwijaya FC tersebut untuk lebih memperkenalkan pemain-pemain yang baru direkrut pada masyarakat di provinsi ini sehingga nantinya mereka lebih dekat dan dicintai. "Pemain perlu diperkenalkan pada masyarakat karena klub tersebut merupakan milik warga Sumsel sehingga keberadaannya perlu diketahui secara dekat, ujarnya.

Selain itu peluncuran klub tersebut karena sekarang ini statusnya sudah berubah menjadi Yayasan sehingga telah memiliki badan hukum tersendiri. "Sehubungan itu peresmian tersebut merupakan agenda tersendiri sama dengan tahun-tahun sebelumnya khususnya sebelum pegelaran kompetisi tahun 2008 ini," ujarnya.

"Pemain Sriwijaya FC yang sudah diikat sebanyak 26 orang dan enam di antaranya pendatang baru sehingga perlu diperkenalkan pada masyarakat melalui peresmian nanti," tambahnya.(ANT/ROY)

sumber: http://bola.kompas.com

[+/-] Readmore...

Template by : kendhin x-template.blogspot.com